Home

Thursday, 17 December 2015

Sejarah Club Basket NBA Phoenix Suns

Sejarah Club Basket NBA Phoenix Suns 

Phoenix Suns merupakan tim olahraga bola basket dari Amerika Serikat yang berkompetisi di ajang NBA ( National Basketball Association ). Klub ini bermarkas di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Klub ini didirikan di tahun 1986 dan menelan biaya sebesar 2 juta dollar Amerika Serikat ( awal sejarah klub phoenix suns).
Nama Phoenix Suns diambil setelah dalam proses pemilihan nama, mengalahkan nama-nama lain seperti Cougars. Mustangs, Wranglers, Mavericks, Thunderbirds Rattlers dan Scorpions. Pada musim pertama Phoenix Suns bermain di ajang NBA adalah musim terburuk klub ini dengan rekor menang 16 kali dan kalah 66 kali. Musim terbaik Phoenix Suns akhirnya datang pada tahun 1992/93 dan tahun 2004/05 dengan rekor kemenangan 62 kali dan kalah 20 kali.
Di tahun 1987, Suns mempunyai pemilik baru yaitu Jerry Colangelo, karena memimpin sebuah grup saham kepemilikan yang membeli klub tersebut senilai 44 juta Dollar Amerika. Sampai tahun 2001 Phoenix Suns mengalami masa kelam sebab tidak pernah menjuarai gelar NBA sekalipun. Tatapi klub ini mempunyai sejumlah prestasi seperti 2 gelar juara di wilayah, 6 gelar juara di divisi, serta tampil dalam babak Play Off sebanyak 29 kali.
Selain itu Phoenix Suns juga memperoleh penghargaan untuk pemain dan pelatih seperti Cotto Fitzsmmons serta Mark D’antoni yang meraih gelar pelatih terbaik pada musim 1989 dan 2005, lalu Amare Stoudemire, Alvan Adams dan Walter Davis yang mendapat gelar sebagai pendatang baru terbaik pada tahun 2003, 1976 dan 1978. Serta Steve Nash dan Charles Barkley yang menjadi pemain terbaik di kompetisi NBA pada tahun 2005 dan 1993.
Pada Oktober 2008, Suns organisasi bersama mitra iklannya dianugerahi 12 penghargaan Emmy dari National Academy of Television Arts and Sciences. Phoenix memenangkan penghargaan pada kategori Advanced media. Emmy juga diberikan kepada planetorange.net yang merupakan komunitas fans online resmi dari klub.
Situs ini dibuat oleh Suns VP. Saat ini klub ini dilatih oleh Alvin Gentry sekaligus sebagai pelatih kepala. Klub ini sekarang dimiliki oleh Robert Sarver, dalam pertandingan kandang Suns menggunakan stadion US Airways Center yang dulunya bernama America West arena.

Monday, 14 December 2015

Cara Melatih Ball Handling dan Dribell Setiap Hari Dalam 5 Menit


 Siapa disini yang bermain basket tapi gak pinter Ball Handling dan Dribel?kalo ada,yah mungkin agan harus berlatih Ball Handling dan dribel karena pasti malu dong pemain basket kok gak pandai Dribel :D ckckck..
ok deh tanpa basa-basi ane kasi caranya melatih dribel dan ball handling kalian :

1.Yang Pertama adalah 10 Ball Slaps,yah seperti namanya kalian akan menampar bola selama 10x,ini bertujuan agar telapak tangan kalian terbiasa dengan lingkap lingkup dan permukaan bola.

   





2.Yang Kedua adalah 5 Up & Down finger Tips,lakukanlah dengan menggoyangkan bola        dengan jari kalian lalu angkat bola itu keatas dan kebawah seperti gambar dibawah dan        lakukan latihan ini 5 keatas dan 5 kebawah










3.Selanjutnya yaitu 5 Around The Head,latihan ini dilakukan dengan cara mengitari bola di sekitar kepala,seperti gambar di bawah ini.








4.selanjutnya,5 around the waist,mirip dengan around head tapi around waist dilakukan di        sekitar pinggul.

   







Tapi jika kalian ingin melihat semua latihan ball handling dan dribel ini kalian bisa lihat di video berikut : 



Yah itulah tadi postingan saya tentang latihan ball handling serta dribell semoga bermanfaat buat kalian yang baru belajar dribel,terima kasih.

Melihat Sejarah NBA

Melihat Sejarah NBA, Pertandingan Basket Bergengsi di Amerika






Menilik dari sejarahnya, Liga ini didirikan tepatnya di kota New york pada tanggal 6 Juni 1946 dengan nama Basketball Association Of America (BAA). Sedangkan BAA menyerap National Basketball League (NBL) dan mengadopsi nama National Basketball Association (NBA) pada tanggal 3 Agustus 1949. Hal ini semakin meningkatkan kegemaran warga Amerika Serikat terhadapa permainan bola basket, selain itu juga mengangkat nama NBA sebagai asosiasi liga basket terkemuka di dunia. Nah, untuk sejarah lebih lengkapnya yang masih penasaran mengenai NBA ini saya jelaskan lebih rinci berikut ini.

Sejarah Berdirinya NBA

Asosiasi basket Amerika sendiri didirikan pada tahun 1946 oleh pemilik arena ice hockey di Amerika Serikat dan Kanada. Nah, liga basket NBA sendiri untuk pertama kalinya diselenggarakan di Toronto, Kanada sebagai tuan rumah pada tanggal 1 November 1946.  Meskipun telah ada upaya dari liga basket professional sebelumnya termasuk ABL dan NBL, BAA ini merupakan liga pertama yang menyelenggarakan permainan bola basket terutama di arena besar yang berada di kota – kota besar. Memang sih, selama tahun – tahun awal kualitas BAA peningkatannya tidak terlihat secara signifikan dibandingkan liga bersaing atau klub terkemuka independen lainnya seperti Harlem Globetrotters. Misalnya saja, pada tahun 1948 finalis Baltimore Bullets ABL beralih ke BAA kemudian memenangkan gelar BAA pada tahun yang sama, dan tahun 1948 juara NBL Minneapolis Lakers memenangkan  gelar BAA pada tahun 1949.
Adapun markas besar dari NBA itu berada di Menara Olympic tepatnya berada di Midtown Madhattan, Kota Newyork, Amerika Serikat. Baru setelah itu pada tanggal 3 Agustus 1949 BAA menyetujui untuk menyerap NBL dan menciptakan nama baru menjadi National Basketball Association. Liga baru memiliki 17 waralaba yang terletak pada campuran kota – kota besar dan kota – kota kecil. Kemudian pada tahun 1950, NBA dikonsolidasikan ke dalam 11 waralaba dengan proses yang terus berlanjut sampai periode 1953 – 1954 yang terus mengerucut hingga mencapai 8 waralaba (yaitu New york Knicks, Boston Celtics, Golden State Warrior, los Angeles lakers, Royals/Kings, Detroit Pistons, Atlanta Hawks, dan Nationals/76ers). Dimana waralaba dari liga kota – kota kecil berpindaj ke kota – kota besar. The Hawks bergeser dari “Tri-Cities” (daerah yang sekarang dikenal sebagai Quad Cities) ke Milwaukee (tahun 1951) dan kemudian ke St Louis, Missouri (tahun 1955); Royals dari Rochester, New York ke Cincinnati (tahun 1957 ), dan Pistons dari Fort Wayne, Indiana ke Detroit (tahun 1957).

Ekspansi Liga dan Persaingan

Penyerang tengah baru Bill Rusell bergabung dengan Boston Celtics pada tahun 1957, dengan penjaga Bob Cousy dan pelatih Red Auerbach dilanjutkan dengan memimpin klub untuk menyabet sebelas gelar NBA di tiga belas musim. Penyerang tengah Wilt Chamberlain memasuki liga dengan para pasukannya pada tahun 1959 dan menjadi bintang yang gemilang semenjak tahun 1960-an dengan mencetak rekor 100 angka hanya dalam satu pertandingan dengan rebounding sebanyak 55 angka. Bahkan persaingan Russel dengan Chamberlain menjadi salah satu persaingan terbesar dalam sejarah olahraga basket tim Amerika Serikat. Sedangkan pada tahun 1960-an didominasi Celtics yang dipimpin oleh Rusell, Bob Cousy dan pelatih Red Auerbach, Boston hingga memenangkan delapan kejuaraan di NBA dari 1959 – 1966. Sangat menakjubkan, bukan? Bahkan kejuaraan ini merupakan garis kemenangan terpanjang dalam sejarah liga NBA.
Akan tetapi selama setahun periode 1966 – 1967 mereka tidak mendapatkan gelar, namun mereka memperolehnya di musim 1967 – 1968 dan diulang pada tahun 1969. Jika dihitung pada tahun 1960-an mereka mendominasi permainan dengan menyabet kejuaraan sebanyak sembilan dari sepuluh kompetisi kejuaraan. Melalui periode tersebut, pertahanan NBA menjadi semakin menguat dengan pergeseran dari Minneapolis Lakers ke Los Angeles, Philadelphia Warriors ke San Francisco, Syracuse Nationals ke Philadelphia untuk menjadi Philadelphia 76ers, dan St Louis Hawks pindah ke Atlanta, juga sebagai penambahan waralaba ekspansi pertama.

Musim regular



Pertahanan NBA diperkuat dengan memulai training camps (kamp pelatihan) pada akhir September sebelum memasuki musim regular. Melalui kamp inilah, para pemain terus dilatih dan dievaluasi oleh beberapa staf pelatih untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan dari masing – masing pemain untuk mempersiapkan kembali kompetisi kejuaraan selanjutnya khususnya kedua belas pemain utama yang akan berlaga di musim regular. Sejumlah permainan persahabatan dengan sesame tim NBA juga diselenggarakan setelah mengadakan pelatihan. Sedangkan musim regular sendiri digelar pada akhir Oktober.

NBA bertanding sebanyak 82 kali melawan klub – klub lainnya yang digelar pada musim regular ini. Dimana masing – masing tim memainkan empat pertandingan melawan tim yang satu divisi, yaitu empat pertandingan melawan enam tim dari dua divisi yang lain sedangkan sisanya (empat tim) dimainkan sebanyak tiga pertandingan. Dan yang terakhir, setiap tim akan bertanding dengan semua tim wilayah yang berbeda dari masing – masing dua pertandingan. Sedangkan pada hari Natal, dimana setiap kompetisi lainnya atau liga lainnya blibur , justru NBA tetap menggelar pertandingan yang berlangsung sejak tahun 1947.

Sekian Informasi Tentang Sejarah Liga Basket NBA terima kasih!.



Sejarah Tentang Club NBA New York Knicks

Sejarah Tentang Club NBA New York Knicks

New York Knicks merupakan klub bola basket profesional yang bermarkas di kota New York City, (New York). Tim ini tergabung dalam bagian divisi atlantik area / wilayah timur di ajang NBA ( National Basketball Association ). Klub ini didirikan pada tahun 1946 oleh Ned Irlandia, yang juga termasuk dari anggota pendiri BAA ( Basketball Association of America ), yang akhirnya menjadi NBA sesudah bergabung dengan NBL ( National Basketball League ) pada tahun 1949.


Klub ini bermain di stadion Madison Square Garden tepatnya di daerah Manhattan yang merupakan salah satu klub asli NBA yang masih berbasis di daerah aslinya bersama klub Boston Celtics. Pada tahun 1950 Knicks dilatih oleh Joe Lapchick sebagai pelatih kepala di tim. Klub mulai goyah dan akhirnya Joe Lapchick mengundurkan diri pada tahun 1956. Setelah itu Knicks menggaet pelatih baru yaitu Red Holzman dan menjadikannya pelatih kepala. Di bawah bimbingan pelatih baru Knicks berhasil meraih 2 gelar juara pada musim 1970 dan 1973.

Sejarah klub new york knicks didirikan dimulai pada awal tahun 1946 s/d 1967. Pada saat itu olahraga bola basket sangat berkembang di New York City terutama di perguruan tinggi sehingga menjadikan olahraga ini sebagai penghasil uang. Seorang wartawan olahraga New York, Max Kase bertemu dengan pemilik taman Boston, Walter A Brown..

Kase mengungkapkan idenya tentang membuat liga profesional yang terorganisir untuk pertandingan di perguruan tinggi, hal ini dirasa Max bisa dijadikan sebagai lahan penghasilan bila dirakit dengan benar. Akhirnya pada 6 Juni 1946 Max Kase dan Brown menghubungi pemilik stadion. Terkumpul 17 orang untuk berdiskusi da Commodore Hotel new York city. Terbentuklah liga perguruan tinggi, Kase memiliki ide untuk membuat klub basket sendiri di New York City dengan menyewa Madison Square Garden untuk dijadikan stadion. Namun Kase gagal karena klub diberikan kepada Irlandia.

Setelah itu Kase dipanggil bersama para stafnya untuk memberikan suara tentang nama dari klub basket kota New York, dan akhirnya rapat tersebut memberikan nama Knickerbocker sebagai nama klub basket kota tersebut. Sekian sedikit info dari klub New York Knicks semoga membantu.